Tampilkan postingan dengan label Tutorial FreeHand MX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial FreeHand MX. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Februari 2010

MANAJEMEN OBJEK

Salah satu unsur penilaian baik buruknya sebuah hasil desain, terletak pada penempatan objek dalam kesatuan objek-objek yang merangkai sebuah desain. Jika penenpatan objek terlihat proporsional, dapat dikatakan hasil desain itu baik.
Nah, oleh karena itu kiranya perlu bagi kita untuk mengetahui lebih jauh fasilitas-fasilitas yang disediakan FreeHand MX untuk mengatur dan menata objek-objek sehingga proses desain akan lebih cepat.

Memilih Objek
Sebelum kita menerapkan suatu perintah pada sebuah objek, terlebih dahulu kita harus memilih objek itu. FreeHand MX menyediakan sarana untuk memilih objek sebagai berikut.

1. Pointer Tool
untuk memilih sebuah objek atau sebuah group objek dalam sekali klik. Objek yang dipilih dapat di klik pada stoke maupun fill-nya. namun kita tidak dapat meng-klik pada daerah yang kosong dari suatu objek.
Jika kita ingin memilih beberapa objek berturut-turut setelah memilih objek pertama, tekan tombol Shift dan tahan dulu sambil klik objek berikutnya. Demikian lakukan berturut-turut sehingga semua objek terpilih.
Jika objek-objek yang akan dipilih terdapat dalam suatu area tertentu,Kita dapat melakukan seleksi dengan menyeretkan pointer tol membentuk segi empat yang meliputi keseluruhan objek yang akan dipilih.
2. Sub Selec Tool,
Untuk memilih salah satu objek dari sebuah group objek. Selain itu, juga untuk memilih titik penambat dari suatu path. (
3. Lasso Tool
Untuk memilih objek-objek dalam suatu area yang bentuknya tidak beraturan sehingga tida dapat dipilih bersama-sama menggunakan pointer tool. cara menggunakan lasso tool dengan menyeretkan pointer membentuk seleksi disekeliling objek yang akan dipilih.

Mengkopi Objek
Ada beberapa cara dalam mengkopi atau menggandakan suatu objek. semuanya diawali dengan memilih/mengaktifakn objek yang akan di kopi kemudian :
  1. Klik menu Edit - Copy dan Edit - Paste
  2. Seret ke lokasi lain yang dikehendaki lalu tekan tombol Alt.
  3. Klik menu Edit - Duplikat (Ctrl+Alt+D)
  4. Klik menu Edit - Clone (Ctrl+Shift+D) : Hasil clone akan terletak tepat pada posisi objek aslinya.
Mengatur Susunan Objek
Sebuah objek gambar yang terdiri atas beberapa unsusr path sering kali susunannya saling menumpuk, tumpang tindih satu sama lain. OLeh karenanya, akan ada susunan yang paling tepat, objek amana yang seharusnya terletak paling bawah, kemudian objek mana yang diletakan pada lapisan diatasnya. Demikian seterusnya sehingga keseluruhan objek menjadi suatu susunan yang seharusnya.
Dalam meletakan path yang kita buat, diperlukan cara untuk memindahkan susunan objek, baik memindahkan kelapisan diatsnya, dibawahnya maupun pilihan lainnya. Fasilitas pengaturan letak objek dilakukan melalui menu Modify - Arange , atau klik kanan Objek kemudian pilih Arange.

MENENTUKAN UKURAN DOKUMEN

Langkah awal sebelum kita membuat desain adalah menentukan ukuran bidang gambar. jika kita membuka sebuag file baru, biasanya secara defaul akan ditampilkan ukuran kertas letter atau A4. namun kita dapat mengubahnya dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

FreeHand menaruh fasilitas pengaturan halaman pada documenProperties. Pallet ini baru dapat diaktifkan jika kita telah memilikimsebuag file yang terbuka. Membuka Document Properties dengan menu Window - Document.

Gambar : Palet Document Properties

  • Master Page : Adalah sejenis induk dokumen yang menyimpan pernak-pernik yang akan ditampilkan dan dicetak pada semua chil page (halaman yang mengikuti), diantaranya Header, Footer, dsb.
  • Ukuran Kertas : Pada kotak ini terdapat pilihan kertas siap pakai yang dapat kita pilih. jika ingin membuat ukuran sendiri, pilih Custom kemudian masukan ukuran yang kita inginkan pada kotak x dan y.
  • Orientasi Kertas : Untuk menentukan posisi dokumen atau bidang gambar dengan pilihanTegak (Potrait) atau Mendatar (Lanscape).
  • Mengatur Bleed : Bleed artinya melebar. Teknik mencetak dengan melibatkan Bleed biasanya di pakai jika materi yang akan dicetak sampai batas pinggiran kertas.untuk menghindari melesetnya batas pada waktu pemotongan kertas yang mengakibatkan munculnya warna putih (warna kertas) di pinggir, maka kita dapat melebihi bidang tersebut sedikit melebar keluar. Kelebihan inilah yang dimaksud dengan Bleed. Bleed 0 artinya tanpa Bleed.
  • Pilihan Tampilan Thumbnail : digunakan untuk memilih mode tampilan yang akan digunakan. Melalui jendela thumnail ini kita dapat menggeser psisi halaman, bahkan menukar urutan halaman.
  • Palet Menu : Menu ini memuat beberapa perintah yang berguna untuk mengelola dokumen, diantaranya : (1) Add Pages : untuk menambah halaman sejumlah yang dikehendaki. (2) Duplicate : untuk membuat duplikat dari halaman yang saat itu sedang aktif.

AREA KERJA FREEHAND MX

Tampilan pada area kerja FreeHand MX pada umumnya hampir sama dengan sofware vector lainnya.Adapun yang berbeda adalah penggunaan fitur-fiturnya saja.Pada FreeHand MX, kita akan mengenal tampilan-tampilan interface area kerja, seperti Dialog, Tool Box, Property Bar, dan interface-interface lainnya.
Berikut ini gambar area kerja FreeHand MX secara umum.


  • Menu Bar: merupakan kotak yang berisi kan menu-menu aytau alat kerja pilihan yang terdiri dari beberapa menu.Masing-masing menu mempunyai sub menu.
  • Tool Bar (Main) : Didalam Tool Bar ini terdapat perintah-perintah pilihan yang akan sering digunakan dalam proses desain seperti New Document, Align, Transform, import dan fasilitas yang lainnya. Hal ini sangat penting dalam efektifitas penyelesaian sebuah desain. Untuk menampilkan main tool bar klik menu Windows - Toolbars - Main.
  • Tools Box : pada Toolsbox ini terdapat alat-alat gambar yang sangat penting untuk proses kerja kita. Tanpa menampilkan Tools, kita tidak dapat bekerja dengan FreeHand MX. Untuk Menampilkan Tools klik Windows - Tools (Ctrl+F2)
  • Panel Properties : Dalam panel ini terdapat dua menu pilihan yaitu Object dan Document. Kita dapat mengedit lembar kerja ataupun object desain dari Panel ini.
  • Panel Mixer and Tint : digunakan untuk mendifinikan warna-warna pada Object desain dengan pilihan yang lebih lengkap.
  • Panel Layers : Panel layer menampilkan semua layer yang ada dalam dokumen. Kita dapat menambah, mengkopi maupun menghapus layer. Melalui panel layer kita dapat memilih, membuat dan menghapus layer, menyembunyikan dan bahkan mengunci layer agar terhindar dari perubahan-perubahan yang tidak disengaja.
  • Panel Assets : Dalam panel ini terdapat tiga menu pilihan yaitu: (1) Swatches, yaitu menu untuk memberikan warna atau tidak pada garis, fill, ataupun keduanya. (2) Styles : yaitu menu yang di dalamnya terdapat berbagai bentuk objek shape yang sudah tersedia. (3) Library : merupakan sebuah menu seperti perpustakaan dimana didalamnya terdapat objek-objek shape yang mempunyai bentuk bermacam-macam.
  • Tool Bar Status : Adalah toolbar yang berisikan tentang informasi area kerja seperti Zooming, priview, dan satuan ukuran. Kita dapat mengganti satuan ukuran dari toolbar ini.
Mengelola Tampilan dengan Zoom (Zooming)
Salah satu kemudahan menggambar dengan komputer, yaitu kita dapat mengatur pandangan pada layar gambar. Untuk melihat keseluruhan bidang gambar, kita dapat memperkecil tampilan layar (zoom out) hingga keseluruhan objek gambar nampak semua. Sebaliknya, jika kita ingin menempatkan presisi letak suatu titik, garis, atau objek, kita dapat memperbesar tampilan layar dengan zoom in hingga 256 kali, bahkan kalau perlu masih dapat di tingkatkan.

Untuk memperbesar dan mengecilkan tampilan layar, dapat dilakukan melalui beberapa cara :
  1. Klik menu View - Magnification (perhatikan juga shortcuts-nya)
  2. Klik menu pull up (Magnification) pada toolbar status.
  3. Pilih icon Zoom Tool pada toolbox - klik pada objek untuk memperbesar (untuk memperkecil tampilan objek : klik kursor pada wilayah yang diinginkan sambil menekan tombol Alt)
Menampilkan Garis Grid
Dalam mengatur layout halaman seringkali diperlukan pemetaan bidang kerja. JIka secara manual seorang desainer sering dibantu dengan kertas bergaris, maka pada bidang gambar Freehand kita memiliki sarana bantu berupa Grid. Grid adalah titik-titik bantu yang muncul di latar belakang halaman gambar.
Untuk menampilkan garis Grid gunakan menu View - Grid - Show (Ctrl+Alt+G). Jika dalam menggambar kita ingin pointernya cenderung melekat pada Grid, aktifkan Snap To Grid dengan cara klik menu View - Grid -Snap To Grid (Alt+Ctrl+Shift+G)
Jarak antargrid dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita melalui menu View - Grid - Edit. Melalui kotak dialog yang muncul, masukan nilai yang kita inginkan.

Menampilkan Page Ruler
Page Ruler adalah penggaris yang ditampilkan dibagian atas dan samping kanan layar. Perlengkapan ini sangat membantu, khususnya dalam rangka ukur mengukur objek gambar yang ada pada bidang gambar kita. Awalnya Page Ruler ini tidak ditampilkan. ia baru muncul jika memanggilnya dengan menu View - Page Ruler - Show (Ctrl+Alt+R). Satuan ukurannya akan ditampilkan sesuai dengan pilihan satuan pada toolbar status.

Menampilkan Garis Bantu
Untuk mempermudah penempatan dan pengukuran objek gambar, kita dapat menggunakan garis bantu. Caranya cukup seretkan pointer kita dari Page Ruler yang telah kita tampilkan. Untuk membuat garis bantu horizontal, seret pointer dari page ruler horizontal, untuk garis bantu vertikal, seret pointer kita dari page ruler vertikal.

MACROMEDIA FREEHAND MX

Secara umum,desain dibagi menjadi dua kelompok, yaitu desain bitmap dan vektor. Perbedaan mendasar kedua desain ini terletak pada objek desainnya. Bitmap tersusun dari pixel-pixel warna dan raster, sedangkan Vektor terdiri dari garis.

Macromedia FreeHand MX adalah versi ke-11 dari software gambar berbasis vektor ini. Desain Vector adalah desain yang menggunakan garis sebagai bagian utama dari sebuah image.ini berbeda dengan desain bitmap yang menggunakan pixel warna dan raster sebagai objek utama image. Sehingga dalam kondisi tertentu desain vektor tidak akan mengalami perubahan pada image meski dilakukan pembesaran sebesar apapun. Di pasaran ada setidaknya 3 buah software berbasis vektor yang banyak dipergunakan orang, yaitu CorelDRAW, Adobe Ilustrator dan Macromedia FreeHand.

Dengan tersedianya fasilitas yang sama, FreeHand MX menuntut persyaratan yang lebih kecil jika dibandingkan dengan Ilustrator apalagi CorelDRAW. Bahkan dibandingkan dengan release sebelumnya.
Perbandingan besarnya program Full Install :
  • FreeHand MX memerlukan 36,8 MB
  • FreeHand 10 memerlukan 38,9 MB
  • Adobe Ilustrator 10 memerlukan 79,5 MB
  • CorelDraw 11 full pack 256 MB
Kebutuhan memori juga lebih rendah, rata-rata besarnya ukuran file gambar untuk graphic yang sama lebih rendah. Akibatnya dengan bobot komputer yang sama,bekerja dengan FreeHand MX lebih lancar dan cepat.

FreeHand MX sangat andal untuk mengerjakan Desktop Publiser untuk jenis-jenis dokumen atau buku yang jumlah halamannya tidak terlalu banyak.Pekerjaan desain logo, pembatas buku,neon box,sampai karakter kartunpun mudah dikerjakan menggunakan FreeHand MX.