Tampilkan postingan dengan label Tutorial Photoshop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Photoshop. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Februari 2010

EFEK KHUSUS PHOTOSHOP

6.1. Filter Liquify

Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.

Tutorial Adobe Photoshop - Filter Liquify

6.2. Filter Vanishing Point

Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.

Tutorial Adobe Photoshop - Filter Vanishing Point

6.3. Filter Blur

Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.

Tutorial Adobe Photoshop - Filter Blur

LAYER, MASK DAN STYLE

5.1. Memahami Layer

Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.

5.2. Quick Mask Mode

Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode.

Tutorial Adobe Photoshop - Quick Mask Mode

Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.

5.3. Layer Mask

Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar.

Tutorial Adobe Photoshop - Layer Mask

5.4. Layer Style

Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu pada suatu layer. Pilih tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah pallete.

Tutorial Adobe Photoshop - Layer Style

TEKS DAN VEKTOR

4.1. Horisontal Type Tool

Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secar horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.

Tutorial Adobe Photoshop - Horisontal Type Tool

4.2. Horisontal Type Mask Tool

Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.

4.3. Pen Tool

Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.

4.4. Rectangle, Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool

Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobne Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.

PERMAINAN WARNA

3.1. Sekilas mengenai warna

Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).

Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna, mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.

3.2. Paint Bucket Tool

Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.

3.3. Gradient Tool

Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.

3.4. Brush Tool

Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush.

3.5. Brightness/Contrast

Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast.

3.6. Level

Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level.

3.7. Curves

Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.

3.8. Color Balance

Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.

3.9. Photo Filter

Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter.

3.10. Replace Color

Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color.

3.11. Hue/Saturation

Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.

3.12. Match Color

Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color.

Tutorial Adobe Photoshop - Match Color

Tutorial Adobe Photoshop - Match Color

SELECTION & TOOL

2.1. Menyeleksi Gambar

Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.

Ada tiga cara menyeleksi yaitu:

  1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
  2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
  3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.

Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:

  1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
  2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.

2.2. Tool-tool yang lain

Tool pada Adobe Photoshop

2.3. Praktek Bab II

2.3.1. Rectangular Marquee Tool

Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan. Buka Gambar Disini untuk mempraktekannya.

2.3.2. Elliptical Marquee Tool

Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi. Buka gambar Disini.

2.3.3. Lasso Tool

Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.kita bisa buka gambar Disini untuk mempraktekannya.

2.3.4. Polygonal Lasso Tool

Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis lurus, Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa. mari kita buka File gambar Disini.

2.3.5. Magnetic Lasso Tool

Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna kontras.

2.3.6. Magic Wand Tool

Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.

Tutorial Adobe Photoshop - Magic Wand tool

2.3.3. Crop Tool

Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.ambil gambar disini.

2.3.3. Healing Brush Tool

Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.

2.3.4. Spot Healing Brush Tool

Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya. Misalnya digunakan untuk menghilangkan keretakan pada patung seperti pada gambar 2.10.

Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2 yang tidak ada pada versi sebelumnya.

2.3.5. Patch Tool

Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan patokan perbaikan.

2.3.6. Red Eye Tool

Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.

2.3.7. Clone Stamp Tool

Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.

2.3.8. Background Eraser Tool

Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.

2.3.9. Magic Eraser Tool

Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.

2.3.10. Color Replacement Tool

Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.

2.3.11. Blur, Sharpen, dan Smugde Tool

Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.

2.3.12. Dogde, Burn, dan Sponge Tool

Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk mencerahkan (saturate) atau mengurangi warna (desaturate).

ADOBE PHOTOSHOP

Photoshop adalah software yang digunakan untuk memodifikasi gambar atau foto secara profesional baik meliputi modifikasi obyek yang sederhana maupun yang sulit sekalipun. Photoshop merupakan salah satu software yang berguna untuk mengolah gambar berbasis bitmap, yang mempunyai tool dan efek yang lengkap sehingga dapat menghasilkan gambar atau foto yang berkwalitas tinggi
Kelengkapan fitur yang ada di dalam Photoshop inilah yang akhirnya membuat software ini banyak digunakan oleh desainer grafis profesional.

Selection Tools (Peranti Pemilih)

Selection Tools berguna untuk memilih bagian foto yang ingin anda edit atau manipulasi. Dalam Photoshop, selection tools terdapat pada bagian atas dari toolbar, untuk memunculkan toolbar, Klik Windows > Tool. Setelah muncul, pada bagian atas tools anda akan melihat selection tools:


Pada bagian pertama kita akan mengenal penggunaan 3 selection tools yaitu: Marquee Tools, Maqic Wand Tools, Lasso Tools.

1. Marquee Tools

Marquee Tools terbagi menjadi 4 tools, yaitu: Rectangle, Elliptical, Single row, dan single Coloumn. Pada tampilan awal, anda tidak akan mendapati semua tools dari Marquee Tools namun hanya satu tool saja yang nampak.

Pada tool-tool yang terdapat dalam tools bar, dipojok kanan bawah terdapat tanda segitiga, hal itu mengindikasikan bahwa terdapat tool lain pada kelompok tersebut.
Untuk menampilkan seluruh tool dari marquee tools, pilih icon marquee tools dari di toolbar dan tekan mouse kiri selama satu detik, kemudian tool lain akan muncul disamping marquee tools. Untuk memilih tool lain, geser mouse ke tool yang anda inginkan kemudian lepaskan mouse.

Menggunakan Marquee Tools

Setelah memilih Marquee tools, maka kursor akan berubah bila diletakan diatas bidang kerja atau foto menjadi tanda plus (+). Untuk menggunakan Rectangular dan Elliptical Marquee Tool, Tekan dan geser mouse secara diagonal.

Untuk single Row dan Column ada cukup mengklik dimana hasil seleksi akan berupa garis lurus.

2. Lasso Tools

Bila Marquee tools memilih dengan bentuk-bentuk baku, maka Lasso tools dapat memilih dengan bentuk-bentuk bebas dan lebih rumit. Lasso Tools terdiri dari: Free, Polygonal, dan Magnetic Lasso Tool.

Menggunakan Lasso tools berbeda dengan marque tools. Untuk Free Lasso tool (Lasso tool) anda dapat menyeleksi bagian dari foto dengan, klik mouse kiri kemudian lepaskan dan geser mouse membentuk objek yang ingin anda seleksi, bila objek sudah terseleksi klik mouse kiri untuk mengakhiri proses. Titik awal seleksi, dan titik akhir harus saling bertemu, jika tidak titik awal dan akhir akan tersambung oleh garis lurus.

Polygonal Lasso Tool, adalah tool seleksi dengan bentuk polygon (sudut dan garis lurus). Klik untuk memulai seleksi, untuk mengunci garis, klik , maka akan muncul titik sudut baru. Klik dua kali untuk mengakhiri seleksi.

Magnetic Lasso Tool. Tool inilah yang menjadi kelebihan photoshop, bila anda ingin memilih sebuah objek, magnetic tool ini akan secara otomatis memilih sudut dan mengunci sudut tersebut hingga bentuk seleksi sesuai dengan bentuk objek. Anda dapat secara manual menentukan titik kunci, dengan mengklik satu kali mouse kiri. Untuk mengakhiri klik dua kali.

3. Magic Wand Tool

Prinsip kerja dari magic wand tool adalah memilih objek berdasarkan susunan warna yang sama. Untuk menggunakannya, klik pada objek, maka secara otomatis objek terseleksi.

Modifikasi Seleksi

Seleksi yang telah kita terapkan pada suatu objek, dapat kita modifikasi sesuai dengan kebutuhan. Untuk memodifikasi, pilih Select pada menubar.

Menghaluskan Seleksi (Feather)

Untuk menghaluskan seleksi, anda dapat memilih Select > Feather (Alt+CTRL+D). Setelah itu akan muncul option dari feather. Feather radius adalah tingkat kehalusan seleksi, makin besar feather radius, maka akan semakin halus seleksi. Bila dalam seleksi yang anda buat terdapat sudut, sudut itu akan menumpul.

Bila hasil seleksi yang telah memakai feather akan diterapkan efek, maka hasilnya akan terlihat gradasi.

Membatalkan Seleksi (Deselect)

Bila seleksi yang telah anda buat dengan marquee diatas, ternyata tidak sesuai keinginan karena terlalu besar atau terlalu kecil, anda dapat menghapus hasil seleksi yang telah dibuat dengan mengklik pada bagian luar bagian seleksi. Cara lain adalah dengan menekan Ctrl+D secara bersamaan, atau pada Menubar, pilih Select > Deselect.

Membalikan Seleksi (Inverse)

Bila anda memilih sebuah objek, kemudian menggunakan inverse. Maka bagian yang tidak terpilih akan menjadi terpilih.

Mengubah Ukuran dan Memutar Seleksi

Untuk mengubah ukuran seleksi, anda dapat mengubahnya melalui Select > Modify.
Border: Untuk memberi batas pada seleksi
Smooth: Menghaluskan sudut (Tidak Sama dengan Feather!!)
Expand: Memperbesar Seleksi
Contract: Memperkecil Seleksi

Untuk memutar atau merotasi pilihan melalui Select > Transform Selection.

Contoh Proyek Penerapan Seleksi

Foto di bawah kurang blur pada background, karena objek menjadi kurang terlihat.


Foto di atas belum diolah di Photoshop, bila Anda melihatnya agak blur, itu karena Filter Soft yang saya pergunakan pada saat pemotretan.

1. Buat seleksi pada objek. Saya menggunakan Lasso Tool kemudian seleksi diperbesar 5 pixel dengan Select > Modify > Expand.

2. Kemudian saya menggunakan Feather untuk memperhalus seleksi dengan menggunakan Feather. Select > Feather, dengan radius 7 pixel.


3. Inverse pilihan dengan Select > Inverse, setelah itu latar dari foto menjadi terpilih. Kemudian saya menggunakan Filter > Gaussian Blur.